dampak polusi bagi pariwisata, Polusi adalah pencemaran lingkungan yang menyebabkan turunnya kualitas lingkungan, dan terganggunya kesehatan serta ketenangan makhluk hidup termasuk manusia. dampak polusi bagi pariwisata,
Polutan atau zat yang menyebabkan polusi bersifat racun yang berbahaya bagi makhluk hidup. Masalah kesehatan seperti gangguan pernafasan, menurunnya daya tahan tubuh, dan masalah kesehatan lainnya dapat terjadi pada manusia akibat dari polusi udara ini.
– Hujan asam
Salah satu zat yang terkandung dalam hujan asam adalah asam sulfat (H2SO4 ) yang merupakan reaksi dari sulfur trioksida (SO3) dengan air (H2O). Hujan asam sangat berbahaya. Hujan asam dapat mematikan tanaman. Selain itu, pH yang sangat rendah juga menyebabkan korosi pada logam.
– Efek rumah kaca
Zat polutan yang terkumpul di atmosfer menyebabkan panas matahari yang dipantulkan oleh bumi menjadi terperangkap dan tidak bisa menembus ke luar angkasa. Hal ini menyebabkan suhu bumi meningkat cukup drastis. Akibatnya, terjadi pemanasan global yang berdampak sangat buruk terhadap bumi seperti iklim yang menjadi terganggu, tanaman mati, serta mencairnya lapisan es di kutub bumi.
– Kerusakan lapisan ozon
Kandungan CFC pada atmosfer (stratosfer) mampu mengurai ozon (O3) menjadi oksigen (O2). Kerusakan ozon ini menyebabkan bumi tidak terlindungi dari paparan radiasi UV-B yang berasal dari matahari. Radiasi UV-B ini dapat menyebabkan kanker kulit pada manusia. Selain itu, juga dapat menyebabkan penyakit pada tanaman.
Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Apabila air tercemar, air tidak layak untuk dikonsumsi. Air yang terkontaminasi zat polutan akan bersifat sangat beracun. Mengonsumsi air yang tercemar dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare dan yang paling parah adalah mutasi sel dan juga kanker. Mengonsumsi air tercemar juga dapat menyebabkan kelahiran cacat. Biota perariran seperti ikan, plankton, ataupun biota lainnya juga akan mati apabila air tempat tinggal mereka tercemar oleh berbagai macam polutan.
Dampak pencemaran tanah yang paling mudah terlihat adalah pemandangan yang tidak sedap karena sampah menumpuk. Selain itu, sampah-sampah yang menumpuk dan membusuk menyebarkan aroma yang sangat tidak enak. Selain dampak tersebut, polusi tanah juga dapat menyebabkan tanah menjadi tidak subur. Tanah yang tidak subur sangat tidak cocok untuk menjadi lahan pertanian. Hal ini disebabkan karena tanah yang terpolusi tidak ditinggali oleh organisme pengurai seperti cacing tanah. Hasil pertanian akan menurun drastis.
Pencemaran yang bercahaya memiliki efek buruk pada lingkungan dan sumber energi kita serta ekologi satwa liar dan penelitian astronomi. Polusi cahaya juga mempengaruhi kualitas hidup dan keamanan manusia. Berikut adalah beberapa efek samping yang dapat diketahui dari polusi cahaya.
– Lingkungan Hidup
International Dark-Sky Association (IDA), sebuah organisasi nirlaba yang meningkatkan kesadaran akan polusi cahaya, memperkirakan bahwa pencahayaan malam hari yang berlebihan melepaskan lebih dari 12 juta ton karbon dioksida, gas rumah kaca yang paling serius, ke atmosfer setiap tahunnya. Diperlukan hampir 702 juta pohon untuk menyerap karbon dioksida yang dihasilkan oleh cahaya yang terbuang.
– Pemborosan Energi
Hasil terbuang menghasilkan limbah energi. Sebuah studi IDA 2007 memperkirakan bahwa 30% dari semua cahaya yang dipancarkan oleh perlengkapan lampu luar ruangan terbuang, yang berjumlah 22 Terawatt Hours (TWh) / tahun energi listrik terbuang. Ini setara dengan yang berikut ini:
- Sekitar 3,6 juta ton batubara per tahun
- Sekitar 12,9 juta barel minyak per tahun
Jumlah total energi listrik terbuang setiap tahun sudah cukup untuk menerangi lebih dari 11 juta rumah dan setara atau lebih dari 777.000 mobil.
– Satwa Liar
Polusi bercahaya mempengaruhi siklus makan, tidur, kawin, dan migrasi semua satwa liar. Satwa liar juga bisa mengalami disorientasi waktu bila ada terlalu banyak cahaya buatan di malam hari.
– Astronomi
Polusi cahaya mempengaruhi pandangan terhadap benda langit dan bintang, namun tidak ada kelompok orang yang lebih terpengaruh oleh fenomena ini daripada astronom. Tumpahan cahaya yang terarah ke langit mengganggu peralatan astronomi, dan membuat benda langit tampak samar sulit bahkan dengan bantuan teleskop.
jika polusi lingkungan begitu buruk maka wisatawan akan enggan berkunjung ke daerah tersebut